Dikutip dari Jawapos.com Sejumlah nama mulai
bermunculan jelang Pilpres 2019. Namun menurut politikus Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu, hanya ada satu nama yang saat
ini layak disebut calon presiden (capres), yaitu Joko Widodo (Jokowi).
Pasalnya, hingga detik ini, baru Jokowi yang memenuhi
persyaratan ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold). Didukung
lima partai pengusung yakni PDIP, Partai Golkar, Partai Nasdem, Parti Hanura,
serta PPP, Jokowi memenuhi Presidential Threshold, 20 persen kursi parlemen dan
25 persen perolehan suara sah nasional.
"Sampai saat ini capres yang memenuhi syarat baru
satu, Pak Jokowi. Lainnya masih copras. Bahkan yang kampanye ingin ganti
presiden, presidennya (yang mau diusung) nggak ada," kata Masinton dalam
sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (21/4).
Ketua DPP
Partai Gerindra Ahmad Riza Patria usai mengisi sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu
(21/4). (Desynta Nuraini/JawaPos.com)
Di sisi lain, lanjut Masinto, selain memenuhi syarat
ambang batas pencalonan presiden, Jokowi juga mendapatkan banyak respons
positif dari masyarakat, terutama dari luar Pulau Jawa. Lumrah, kata Masinton,
publik sangat puas dengan pemerataan pembangunan infrastruktur di rezim Jokowi
ini.
Masyarakat merasakan dengan infrastruktur yang baik,
daya saing mereka meningkat. Mobilitas ke wilayah lain pun menjadi lebih cepat.
Sementara itu, dalam kesempatan sama, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza
Patria menegaskan Prabowo pun sudah layak disebut capres.
Prabowo sudah menyatakan secara resmi menerima mandat
dari partai untuk maju di Pilpres 2019. Hal itu disampaikan mantan Danjen
Kopassus itu saat Rakornas Partai Gerindra, di Hambalang, Jawa Barat, beberapa
waktu lalu.
"Ini lebih dari sebuah deklarasi. Deklarasi itu
ceremony. Ini lebih dari ijab kabul. ini sudah akad-nikah. Selesai,"
katanya.
Dengan seluruh jiwa dan raga, Riza menegaskan sang
ketua umum siap untuk nyapres lagi. Mengenai Presidential Threshold, Riza
meminta Masindot untuk tidak perlu khawatir.
Partai Gerindra berada di peringkat ketiga perolehan suara Pemilu 2014 lalu. Sehingga, hanya dibutuhkan satu partai lagi, dan Prabowo bakal mengantongi tiket untuk melenggang ke kontestasi Pilpres 2019.
Partai Gerindra berada di peringkat ketiga perolehan suara Pemilu 2014 lalu. Sehingga, hanya dibutuhkan satu partai lagi, dan Prabowo bakal mengantongi tiket untuk melenggang ke kontestasi Pilpres 2019.
"Tidak usah banyak-banyak seperti Pak Jokowi yang
petugas partai. Gerindra cukup dengan PKS, bisa. PAN, bisa. Demokrat,
bisa," pungkasnya.
(dna/JPC)

